lavrov

Foto: Presstv

Damaskus, LiputanIslam.com — Jet tempur Rusia telah menghancurkan 448 infrastruktur teroris Takfiri di wilayah Suriah dalam tiga hari terakhir. Hantaman 137 sorti ini, menargetkan kelompok terroris ISIS dan lainnya, sebagaimana yang diungkap oleh juru bicara Kementrian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov.

Menurut Konashenkov, meskipun intensitas serangan mendadak Rusia lebih rendah dari biasanya, namun jumlah titik yang ditargetkan meningkat.

“Serangan udara Rusia telah menyebabkan perubahan signifikan di kawasan konflik. Kelompok teroris tidak lagi bertindak secara terang-terangan sebagaimana yang mereka perlihatkan bulan lalu, jelasnya, seperti yang dilansir Press TV, 9 November 2015.

Masih menurut Konashenkov, saat ini teroris mencoba menggunakan taktik pertahanan dengan terus menerus pindah posisi. Upaya ini ditempuh untuk menyembunyikan diri dari serangan baik oleh pasukan Suriah maupun Angkatan Udara Rusia.

Konashenkov mengumumkan bahwa infrastruktur teroris yang ditargetkan telah hancur di berbagai daerah, seperti provinsi Aleppo, Idlib, Damaskus, Latakia, Hama, Homs, dan Raqqa.

Sementara itu, untuk jalur diplomasi, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa perundingan terkait Suriah mendatang tidak didasarkan pada tuntutan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad harus mundur.

Dalam konferensi pers yag digelar kemarin, Senin, 9 November 2015, Lavrov menyatakan bahwa Rusia telah mencatat dan membagikan daftar organisasi teroris, dan selama perundingan mereka dijadwalkan untuk hadir pada akhir pekan. Rusia berharap ada titik temu.

Seperti diketahui, terkait masa depan Suriah telah berulang kali digelar perundingan. Terakhir digelar di Wina pada 30 Oktober, yang mempertemukan diplomat dari 17 negara termasuk Iran, utusan dari PBB dan Uni Eropa.

Lavrov mengharapkan adanya partisipasi yang lebih luas dalam perundingan ini, sehingga pada pertemuan puncak pada akhir pekan, Organisasi Kerjasama Islam dan Liga Arab harus hadir.

Suriah telah dilanda konflik sejak Maret 2011. Berbagai kelompok ekstremis melakukan aksi teroris di Suriah, telah merengut kurang lebih 250.000 korban jiwa, dan jutaan lainnya menjadi pengungsi. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL