Foto: presstv

Foto: presstv

Sana’a, LiputanIslam.com — Serangan udara yang dilakukan oleh Arab Saudi di ibukota Yaman, kemarin, (30/1/2016) Sana’a telah menewaskan lebih dari 30 orang. Menurut narasumber militer dan medis, yang dikutip Presstv, serangan udara tersebut menargetkan sebuah kamp milik pejuang Ansarullah yang memproduksi makanan dan plastik.

Seperti diketahui, Saudi telah menyerang Yaman sejak akhir Maret tahun lalu untuk melemahan gerakan Ansarullah dan untuk mengembalikan mantan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi ke tampuk kekuasaan.

Lebih dari 8.300 orang, termasuk 2.236 anak-anak telah meninggal dunia dan lebih dari 16.000 orang mengalami luka-luka. Serangan ini juga telah merusakkan infrastruktur Yaman seperti rumah sakit, sekolah dan bangunan industri.

Meskipun diserang tanpa henti, namun rakyat Yaman tidak tinggal diam dan balik melawan. Seperti yang dilaporkan oleh televisi Yaman Al Masira pada hari Sabtu, lebih dari dua lusin tentara bayaran Saudi tewas dalam serangan yang dilakukan tentara Yaman di Jad’an, provinisi Ma’rib.

Laporan Al Masira tidak merinci asal dari tentara bayaran tersebut, namun sudah jamak diketahui bahsa Saudi dan negara Teluk lainnya yang bergabung dalam “Koalisi Arab”, telah merekrut tentara bayaran dari berbagai negara untuk berperang melawan rakyat Yaman. Dilaporkan ada ribuan tentara bayaran dari Amerika Latin dan negara-negara Asia yang bertempur di negeri yang pernah dido’akan Nabi Muhammad secara khusus tersebut. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL