Berlin,LiputanIslam.com—Menlu Jerman, Heiko Maas, mengumumkan pada Jum’at (31/8) bahwa negaranya akan mempertimbangkan data bantuan bagi UNRWA. Meski begitu, Heiko menolak untuk menyampaikan pengumuman itu secara detail.

Keputusan Jerman ini datang setelah administrasi Presiden AS, Donald Trump berencana untuk mengurangi data bantuan untuk cabang organisasi PBB  itu, UNRWA, yang menyediakan bantuan bagi para pengungsi Palestina. Keputusan AS ini nantinya akan menyebabkan defisit keuangan bagi UNRWA senilai 217 $ juta.

Dalam sebuah surat kepada para menlu Uni Eropa, Maas menyebut negaranya telah menawarkan bantuan, untuk tahun ini, senilai 94 $ juta kepada badan bantuan PBB tersebut dan akan meningkatkan kontribusinya di waktu-waktu mendatang. Sayangnya, jumlah bantuan yang ditawarkan Jerman ini masih belum bisa menutupi defisit tersebut.

Perlu diketahui, Amerika adalah penyumbang dana terbesar bagi UNRWA. Sepertiga uang yang dimiliki oleh organisasi dunia itu berasal dari kantong Amerika. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*