Berlin,LiputanIslam.com-Sebuah perusahaan pembuat kapal Jerman menghentikan pembuatan kapal patroli pantai Saudi. Keputusan ini diambil lantaran masa depan kesepakatan persenjataan Berlin dan Riyadh tidak memiliki kejelasan.

Dengan keputusan ini, perusahaan Lurssen mengharuskan para pekerja dalam proyek pembuatan kapal Saudi untuk mengambil cuti tanpa digaji.

Pasca dibunuhnya Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul, Kanselir Agung Jerman menyatakan, negaranya untuk sementara tidak akan mengizinkan ekspor senjata ke Saudi. Menurut Angela Merkel, pelarangan ini akan terus berlaku sampai Riyadh memberikan penjelasan transparan terkait jurnalis Saudi tersebut.

Perusahaan swasta Lurssen menandatangani kesepakatan pembuatan kapal untuk patroli pantai Saudi pada lima tahun lalu. Pembuatan kapal-kapal itu telah dimulai sejak 2016. Seorang petinggi Lurssen mengumumkan, penghentian pembuatan kapal Saudi ini berdampak langsung pada penghidupan pada 300 tenaga kerja proyek ini.

Setelah Aljazair, Saudi merupakan tujuan kedua ekspor senjata Jerman pada tahun 2017. Pada tahun ini saja, Riyadh telah mengimpor senjata senilai 462 juta dolar dari Berlin. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*