Tehran,LiputanIslam.com—Laporan terbaru yang membuktikan adanya kerjasama antara Amerika dengan kelompok teroris ISIS di Irak datang dari Jenderal Qassem Soleimani, Pimpinan IRGC, Iran. Bukti-bukti tersebut ia lampirkan melalui dokumen-dokumen yang akan diberikan pada Menlu Iran untuk disampaikan pada PBB.

Hossein Amir-Abdullahian, Jubir Parlemen Iran yang sebelumnya bekerja di kementerian luar negeri Iran, mengungkap bukti-bukti tersebut melalui sebuah program di IRIB.

“Dulu, saat saya bekerja di kementerian luar negeri Iran, Saya sempat bertemu dengan Jenderal Soleimani. Dia memberikan padaku beberapa dokumen dan meminta agar dokumen itu disampaikan kepada Barat dan di depan PBB,” ucap Amir-Abdollahian.

“Bahkan, ia memintaku untuk menyampaikan kepada Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif, agar tidak mengadakan perundingan seputar negosiasi nuklir dengan Amerika. Bahkan, jika ada kesempatan untuk memberikan laporan, maka letakkan dokumen-dokumen tersebut di atas meja dan sampaikan pada orang-orang Amerika tentang apa yang telah mereka lakukan.”

“Dokumen yang diberikan oleh Jenderal Soleimani ini berisi informasi penting tentang letak, waktu, dan detail lainnya seputar kerjasama Amerika dengan ISIS,” ucap Amir-Abdollahian.

Ia melanjutkan, dahulu, ketika Irak sedang berada di bawah kekuasaan ISIS, sebuah pesawat Amerika tipe A330, mendarat di Bandara Mosul dan menurunkan perlengkapan militer. Setelah itu, beberapa orang jenderal Amerika pun berbicara dengan para pemimpin ISIS di Mosul selama kurang lebih 3 jam 23 menit.

“Apa yang telah mereka bawa untuk ISIS?” Tanya Amir-Abdollahian, sembari menegaskan. “Tentu saja senjata dan perlengkapan militer yang dibutuhkan dan telah mereka sepakati sebelumnya,” jawabnya.

Ini hanyalah salah satu bukti dari sekian bukti yang dipaparkan di dalam dokumen tersebut. (fd/Presstv)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*