Pyongyang,LiputanIslam.com-Kantor berita Yonhap melaporkan, pemimpin Korut mengkritik keras kebijakan para pendahulunya, termasuk ayahnya sendiri, Kim Jong-il. Kim Jong-un menyatakan, para pemimpin Korut sebelum dirinya justru bergantung ke pihak lain saat Pyongyang tidak cukup kuat.

Jong-un memerintahkan untuk menghapus semua fasilitas dan sarana “tak menyenangkan” yang dibangun Korsel. Dia juga menginstruksikan pembangunan fasilitas baru yang sesuai untuk kondisi kawasan dan pemandangan alam Gunung Kumgang.

Tur wisata ke Kumgang dimulai pada 1998 lalu, menyusul pulihnya hubungan Korut-Korsel. Namun wisata ini ditangguhkan usai Garda Keamanan Korut memukuli seorang turin wanita di tahun 2008.

Baca: Assad: Turki Agresor dan Perampok

Program wisata adalah salah satu proyek bersama terpenting antara Korut-Korsel, selain taman industri kota Kaesong di perbatasan dua negara yang kini juga ditutup sementara. Dua proyek ini sama-sama diluncurkan di masa pemerintahan Jong-il.

Fasilitas dan bangunan resor Kumgang dibangun oleh pemerintah dan sejumlah korporasi Korsel. Namun sejak 2008 lalu, Pyongyang menyita semua bangunan dan aset di Kumgang, yang tentu saja memicu protes Seoul.

Pada bulan September 2018, Moon Jae-in (presiden Korsel) dan Jong-un sepakat untuk melanjutkan proyek tur wisata Kumgang dan taman industri Kaesong jika kondisinya sudah memungkinkan.

Seoul berharap, berlanjutnya proyek di perbatasan ini bisa mengurangi ketegangan di Semenanjung Korea, serta membantu perundingan pelucutan senjata antara AS dan Korut. (af/alalam/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*