NewYork,LiputanIslam.com-Usai draf resolusi yang diajukan AS dan Rusia tidak disahkan dalam rapat Dewan Keamanan PBB, Selasa (10/4), wakil AS segera keluar dari ruang pertemuan saat wakil Suriah berbicara. Menanggapi hal itu, Bashar Jaafari menyatakan, rekan sejawatnya keluar karena takut kalah berargumen dengan dirinya.

Jaafari mengkritik standar ganda Barat dalam kasus-kasus serangan kimia. Dia mengatakan, Rusia dilarang untuk memasuki Douma guna melakukan investigasi di TKP serangan kimia. Tapi Inggris membiarkan agen-agen intelijennya memasuki rumah (Sergei) Skripal untuk mengambil sampel-sampel kimia.

Jaafari lalu mengutip ucapan Mahatma Gandhi yang pernah berkata, “Jika ada dua ekor ikan bertarung, ketahuilah bahwa pemicu pertarungan itu adalah Inggris.” Dia mengatakan, wakil AS di PBB menyebut hanya ada satu monster di dunia dan kini tinggal di Damaskus (Bashar Assad). “Namun saya ingin mengatakan bahwa monster-monster itu adalah AS, Inggris, dan Prancis,”tandasnya.

Tiga negara ini disebut Jaafari telah mendukung terorisme di negaranya selama 7 tahun. Begitu pula di Irak, Afghanistan, dan Libya. Mereka lalu mengirim pasukannya berkilo-kilometer jauhnya guna mengacaukan stabilitas dan perdamaian internasional. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*