NewYork,LiputanIslam.com-Wakil Suriah di PBB menolak laporan soal penggunaan senjata kimia di Khan Sheikhoun. Bashar Jaafari menyebut laporan dari komite gabungan investigasi PBB dan organisasi pelarangan senjata kimia itu disusun hanya berdasarkan dugaan.

“Dalam laporan ini, kata ‘mungkin’ digunakan sebanyak 32 kali. Sebuah laporan tidak seharusnya dibuat hanya berasaskan dugaan, kemungkinan, dan prediksi,”tegas Jaafari dalam rapat Dewan Keamanan PBB, Selasa (7/11).

Menurutnya, pemerintah Suriah telah memberitahukan 130 pesan soal penggunaan senjata kimia oleh kelompok teroris. Namun pemberitahuan itu diabaikan lantaran intervensi negara-negara tetangga Suriah.

“Laporan komite gabungan tentang peristiwa Khan Sheikhoun ini amat berpihak dan tidak realistis,”kata Jaafari.

Dia menyatakan, Jabhat al-Nusra telah merancang skenario kejahatan, mengeksekusinya, kemudian memilih para saksi dari kalangan mereka sendiri.

“Mereka yang memberikan info terkait peristiwa Khan Sheikhoun kepada biro intelijen Amerika dan Prancis, adalah para saksi dari Jabhat al-Nusra,”tandas Jaafari.

Kemenlu Suriah dalam statemennya menyatakan, ada banyak kekeliruan teknis dan hukum dalam laporan tersebut. “Laporan itu telah ditulis sebelum investigasi dimulai,”demikian dinyatakan kemenlu Suriah.(af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL