Beirut,LiputanIslam.com-Kepala Staf Umum Tentara Israel, Gadi Eizenkot, turut bergabung melayangkan ancaman terhadap Lebanon. Ancaman serupa disampaikan sebelum ini oleh perdana menteri dan menteri perang Israel. Menurut situs al-Arabi al-Jadid, ini pertanda kesepakatan antara lembaga politik dan militer Rezim Zionis untuk memulai perang baru atas Lebanon.

Ancaman ini dilayangkan saat Hizbullah tengah memusatkan aktivitasnya di Lebanon, usai kemenangan yang diraih Suriah dan para sekutunya. Untuk itu, Hizbullah dikabarkan menempatkan pasukannya di selatan Lebanon.

Rencana Lebanon untuk mengeksploitasi gas dan minyak di wilayah perairannya, disinyalir sebagai dalih baru Tel Aviv untuk mengancam Beirut. Israel mengklaim, tambang gas dan minyak itu berada di perbatasan bersama dengan Palestina.

Sekjen Hizbullah, Sayyid Hasan Nasrullah, menegaskan, apa pun bentuk agresi Israel atas kekayaan minyak Lebanon akan mendapat balasan keras dari Hizbullah.

Di lain pihak, Avigdor Lieberman menghimbau perusahaan-perusahaan internasional agar tak mengajukan tawaran untuk mengeksploitasi minyak di kawasan. Dia mengklaim, ekploitasi minyak di tempat itu adalah tindakan provokatif.

Senada dengan Hizbullah, para petinggi Lebanon seperti Michel Aoun, Saad Hariri, dan Gebran Bassil bereaksi keras terhadap ancaman Israel. Menurut mereka, statemen itu adalah ancaman terhadap kedaulatan wilayah perairan Lebanon. (af/alalam/tasnim)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL