Tepi Barat,LiputanIslam.com-Minggu (5/2), Divisi Pembangunan Tentara Rezim Zionis menambahkan tembok sepanjang 10 kilometer antara Tepi Barat dan daerah-daerah Palestina yang lain.

Menurut laporan harian Jerusalem Post, setelah tembok baru ini dibangun, Kementerian Pertahanan Rezim Zionis berencana membuat tembok lain sepanjang 42 kilometer selama enam bulan ke depan. Dengan demikian, Tepi Barat akan terpisah sepenuhnya dari Garis Hijau di Hebron, sehingga warga Palestina tak bisa lagi mondar mandir ke daerah-daerah pendudukan.

Rencananya, tembok ini akan dilengkapo pos-pos pemeriksaan dan menara-menara pengawas. Selain berfungsi untuk memeriksa warga Palestina yang keluar atau masuk, menara-menara ini juga berguna untuk mengantisipasi operasi militer kelompok pejuang Palestina.

Dalam kunjungan ke Tepi Barat pada Juli 2016, Benyamin Netanyahu berjanji akan menutup celah di tembok pembatas ini.

Gadi Eizenkot, Kepala Divisi Bersama Tentara Israel, mengklaim bahwa setiap harinya, sekitar 50-60 ribu warga Palestina masuk ke daerah-daerah pendudukan melalui celah-celah di tembok pembatas ini secara ‘ilegal’. Ini berarti bahwa para penduduk asli dilarang Rezim Zionis memasuki wilayah mereka sendiri. (af/qudsonline)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL