TelAviv,LiputanIslam.com-Menteri perang Israel secara tidak langsung mengakui Tel Aviv terlibat dalam serangan misil ke pangkalan udara Tayfur, Homs, Senin dinihari waktu setempat (9/4). Avigdor Lieberman kepada Yedioth Ahronoth mengatakan, angkatan udara Israel “baru kembali dari sebuah misi di Suriah.”

Sebelum pernyataan dari Lieberman, jurnalis al-Alam melaporkan bahwa seiring dengan terjadinya serangan misil ke Tayfur, pesawat-pesawat pengintai Rezim Zionis berpatroli di sekitar pangkalan tersebut.

Pada Minggu (8/4) kemarin, Amos Yadlin, mantan kepala intelijen tentara Israel, meminta agar AS menyerang Suriah, sebagai balasan atas serangan tentara Suriah ke Ghouta Timur yang didukung jet-jet Rusia.

Yoav Galant, menteri pembangunan Israel, juga mengatakan,”Kami tidak akan membiarkan Lebanon (Hizbullah) memperoleh senjata (dari Iran) melalui Suriah. Kami juga tak akan mengizinkan Iran memperkuat eksistensinya di Suriah.”

Pernyataan pejabat Israel ini disampaikan usai terbetiknya kabar serangan misil ke pangkalan udara T-4 di Tayfur, Homs. Sistem pertahanan udara Suriah dikabarkan sukses merontokkan delapan dari misil-misil yang ditembakkan tersebut.

Belum ada pihak yang secara resmi bertanggung jawab atas serangan ini, Di sisi lain, AS dan Prancis membantah keterlibatan mereka dalam serangan tersebut. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*