Al-Quds,LiputanIslam.com-Rezim Zionis benar-benar tidak pandang bulu dalam menyikapi perlawanan atas penjajahan mereka. Dalam kasus terbaru, Israel memanggil Muhammad Rabi’ Ilyan, bocah Palestina berusia 3 tahun, dari Aisawiyah, al-Quds. Ilyan akan diinterogasi karena dituduh melempari kendaraan patroli Israel.

Menurut laporan situs Watan, tentara Israel mendatangi kediaman Ilyan dan menyerahkan surat panggilan interogasi kepada keluarganya.

Komite Urusan Tawanan Palestina mengecam keras tindakan tersebut. Qadri Abu Bakar (ketua komite) menyatakan, Rezim Zionis telah melakukan kejahatan terang-terangan terhadap anak-anak. Sehingga anak-anak Palestina berada dalam ancaman bahaya permanen akibat bungkamnya masyarakat internasional.

Baca: Israel akan Suap Negara-negara Lain agar Pindahkan Kedubes ke Al-Quds

“Petinggi rezim penjajah dalam beberapa tahun terakhir menargetkan al-Quds dan warganya dengan lebih keras. Kita bisa melihat serangan terorganisasi atas anak-anak di al-Quds. Juga kian banyak warga al-Quds yang ditangkap. Semua ini bertujuan merusak masa depan anak-anak tersebut,”kata Abu Bakar.

Baru-baru ini, pusat penelitian khusus tawanan Palestina mengumumkan, tren penangkapan warga Palestina di berbagai penjuru al-Quds terus meningkat, terutama di tahun 2019.

Riyadh al-Ashqar,jubir pusat penelitian itu, menyatakan, dalam enam bulan pertama 2019 sebanyak 2.600 warga Palestina telah ditangkap di berbagai provinsi dan kota. Sepertiga dari mereka berasal dari al-Quds. Ini adalah bukti bahwa Israel menyasar warga kota suci itu untuk menghalangi mereka membela Masjid Aqsa. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Diam-diam Utusan Israel Pergi ke Alaska, Galakkan Kerjasama Anti-Iran

Tel Aviv Peringatkan agar Riyadh Tidak Menghukum Blogger Pro-Israel

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*