TelAviv,LiputanIslam.com-Rakyat Palestina pada hari Jumat besok (8/6) akan mengadakan demo “Hari al-Quds” di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dan Tanah Pendudukan.

Harian terbitan Israel, Maariv, memberitakan bahwa Tel Aviv meminta bantuan Kairo untuk mengontak Hamas guna mengontrol situasi di kawasan tersebut. Israel menginginkan agar kondisi Gaza tidak memuncak menjadi sebuah ‘ledakan’ dan bentrokan langsung antara warga Palestina dan serdadu Rezim Zionis.

Menurut laporan yang dikutip Maariv dari sumber-sumber militer, tentara Israel berniat menambah jumlah serdadu di sepanjang perbatasan Jalur Gaza.

“Prediksi intelijen di Tel Aviv menunjukkan bahwa rakyat Palestina akan berunjuk rasa besar-besaran di perbatasan dan mungkin akan berujung pada kekerasan,”tulis Maariv.

“Lantaran mereka (warga Palestina) bersikeras untuk menuju perbatasan dan menyeberanginya, Israel memprediksi akan ada banyak warga Palestina yang tewas dan terluka.”

Menurut harian ini, pusat pengambil keputusan di Tel Aviv tidak mengeluarkan instruksi untuk mengubah cara penindakan terhadap warga Palestina yang menerbangkan layang-layang berapi, sebab dikhawatirkan bahwa ini akan memicu konflik besar dengan Hamas.

Maariv mengklaim, Israel berkeyakinan bahwa konflik dengan Hamas pada saat ini tidak berguna bagi kepentingan strategis Tel Aviv. Oleh karena itu, Israel tidak bisa bersikap lain terhadap mereka yang menerbangkan layang-layang berapi.

Israel memperkirakan, unjuk rasa Hari al-Quds pada Jumat besok akan menjadi unjuk rasa terbesar sejak dimulainya krisis terakhir di Gaza. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*