Gaza,LiputanIslam.com-Demi menciptakan tekanan moral atas para keluarga syuhada, Israel bersikeras menahan jenazah dua warga Palestina yang syahid dalam unjuk rasa Jumat (30/3). Rezim Zionis menyatakan, dua jenazah itu baru akan diserahkan hanya dalam program pertukaran tawanan.

Yoav Mordechai, koordinator Israel di Tanah Pendudukan, memanfaatkan isu syuhada untuk menyudutkan Hamas. Dia mengatakan, dua jenazah itu adalah anggota Brigade al-Qassam (sayap militer Hamas).

“Kalian tak akan merasa tenang kecuali saat Hamas menyerahkan serdadu militer kami (dalam pertukaran tawanan) kepada kami,”ujar Mordechai, ditujukan kepada para keluarga syuhada.

Mordechai dalam laman Facebook-nya mengumumkan, jasad Mushab Salul dan Muhammad Rubaiya akan disimpan bersama 24 jenazah syuhada dalam perang 2014.

Ribuan warga Gaza turun ke jalan pada Jumat (30/3) lalu dalam sebuah unjuk rasa damai. Longmarch bertajuk “al-Awdah” itu diadakan dalam rangka memperingati Hari Bumi.

Serdadu Israel menggunakan kekerasan untuk membubarkan para pengunjuk rasa. Sebanyak 16 warga sipil dikabarkan gugur, sementara 1400 lainnya mengalami luka-luka.

Brigade al-Qassam menyatakan, lima dari para syuhada itu merupakan anggota mereka. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL