Gaza,LiputanIslam.com-Israel pada Senin malam (16/7) mengumumkan keputusannya untuk menutup satu-satunya jalur perlintasan niaga di perbatasan Gaza, yaitu Karam Abu Salim.

Menyusul pengumuman ini, Mesir juga menyatakan akan menutup perlintasan Rafahh hingga ada pemberitahuan selanjutnya.

Jalur Gaza terhimpit dari segala arah (dari timur hingga utara oleh Israel, dari barat oleh laut, dan dari selatan oleh Mesir). Untuk menjalin hubungan dengan dunia luar, Gaza memiliki tujuh perlintasan, yang semuanya dikontrol Tel Aviv atau Tel Aviv-Kairo.

Menurut laporan al-Risalah, Netanyahu pada pekan lalu menginstruksikan untuk menutup perlintasan Karam Abu Salim, yang telah dilaksanakan pekan ini. Rezim Zionis menyatakan, perlintasan ini akan ditutup sepenuhnya dan hanya akan dibuka saat ada kebutuhan terhadap obat-obatan.

Jamal al-Khidri (ketua komite kerakyatan perlawanan terhadap blokade) mengabarkan, Israel baru-baru ini telah mencegah masuknya lebih dari seribu jenis item ke Gaza.

Menurutnya, larangan ini meliputi bahan-bahan mentah, bahan bangunan, kain, pakaian, dan alat-alat kelistrikan.

Al-Khidri memperingatkan dampak dari tindakan Israel ini. Dia berkata, Rezim Zionis berniat mengakhiri sisa-sisa aktivitas ekonomi di Gaza dan melumpuhkan kawasan ini sepenuhnya. Tindakan Israel ini akan berujung pada meningkatnya tingkat kemiskinan dan pengangguran di tengah populasi dua juta warga Gaza. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*