Damaskus,LiputanIslam.com-Kendati AS dan Rusia dikabarkan sepakat soal gencatan senjata di Suriah, Israel menyatakan akan tetap melanjutkan serangan udaranya di perbatasan bersama dengan Suriah. Tel Aviv mengklaim, tujuan serangan udara itu adalah mencegah serbuan pasukan-pasukan sekutu Iran.

Donald Trump diberitakan bertemu dengan Vladimir Putin pada Sabtu (11/11). Pertemuan ini berlangsung di sela-sela rapat APEC yang diadakan di Vietnam.

Meski detail perbincangan kedua kepala negara tersebut tidak dipublikasikan, namun usai pertemuan, Trump dan Putin menekankan peningkatan kerjasama untuk mewujudkan stabilitas di Suriah, terutama di kawasan barat daya serta perbatasan negara ini dengan Yordania dan Israel.

Menurut laporan Euro News, seorang pejabat kemenlu Amerika mengklaim, Rusia sepakat berdialog dengan Bashar Assad terkait penarikan mundur pasukan yang disebut sebagai sekutu Iran, termasuk Hizbullah, dari dataran tinggi Golan.

Rezim Zionis mengklaim, kesepakatan ini tidak cukup untuk menjamin keamanan Tel Aviv. Israel juga tidak bersedia menerima keberadaan pangkalan militer Syiah di dalam wilayah Suriah.

Tzachi Hanegbi, menteri kerjasama regional Israel, menyatakan bahwa kesepakatan AS-Rusia tidak bisa mewujudkan keinginan pihaknya. Tel Aviv menginginkan agar perkembangan apa pun di kawasan tidak membuat Hizbullah dan Iran mendekati perbatasan Suriah-Israel. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL