TelAviv,LiputanIslam.com-Menteri Pertahanan Israel mengatakan,”Saya ingin memberi peringatan kepada para pemimpin Suriah. Jika ada pihak yang ingin menjadikan wilayah Suriah sebagai pangkalan untuk Hizbullah, maka dia harus merevisi niatnya.”

Menurut laporan situs Paltoday, hal ini disampaikan Avigdor Lieberman pada Senin (26/6) dalam rapat Komite Hubungan Luar Negeri dan Keamanan parlemen Israel.

Terkait serangan mortir ke Golan, Lieberman menyatakan Israel akan membalas setiap tembakan yang diarahkan ke wilayah tersebut.

Di saat yang sama, dia menegaskan bahwa Israel tidak berniat memulai perang baru di Gaza atau terhadap Suriah dan Hizbullah.

Rezim Zionis pada Minggu (25/6) untuk hari kedua secara berturut-turut menyerang basis pasukan Suriah di provinsi Quneitra. Mereka melakukannya dengan dalih telah diserang mortir yang ditembakkan dari arah Suriah.

Serangan ini dilakukan bersamaan dengan pertempuran sengit antara pasukan Suriah dengan Jabhat al-Nusra di sekitar kota al-Baath di Quneitra.

Para pengamat berpendapat, pernyataan menteri pertahanan Israel ini bersumber pada kekhawatirannya atas operasi militer tentara Suriah terhadap basis terakhir kelompok teroris.

Seperti diketahui, ISIS dan kelompok-kelompok teroris lain di Suriah mendapat dukungan terang-terangan atau rahasia dari Amerika dan Israel. (af/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL