Foto: AFP/presstv

Mosul,LiputanIslam.com-Hossam al-Abbar, seorang pejabat provinsi Nineveh, Irak, mengatakan bahwa ISIS memutus saluran air minum 30 desa yang telah dibebaskan di tepi barat Mosul.

Al-Sumaria melaporkan, hanya sepuluh desa yang beruntung mendapat jatah air minum, itu pun tidak rutin.

Al-Abbar menyatakan, pangkalan air minum yang terletak di kawasan al-Ghabat dan menyuplai air untuk warga di tepi barat Mosul, masih berada dalam cengkeraman kelompok teroris.

“ISIS memerintahkan anggotanya untuk membombardir daerah-daerah yang telah dibebaskan dengan roket dan mortir,”tutur al-Abbar.

Al-Abbar meminta Kementerian Keuangan dan Pajak untuk menyisihkan anggaran guna membeli tangki air minum. Tangki ini akan digunakan untuk menyuplai air yang dibutuhkan warga ke daerah-daerah yang mengalami kesulitan air minum.

Televisi al-Mayadeen melaporkan, Mayor Jenderal Tsamir al-Hosseini, komandan Pasukan Aksi Cepat Irak, Senin kemarin (9/1) menyatakan,”Pasukan kami telah menutup jalan bantuan untuk ISIS di timur Mosul. Kami juga berhasil menewaskan puluhan anggota mereka.”

Menurut al-Hosseini, hingga kini pasukan Irak sukses membebaskan 75 persen kawasan timur Mosul. “Beberapa hari ke depan, kawasan timur ini akan steril sepenuhnya dari ISIS,”tambahnya.

Sebelum ini, Perdana Menteri Irak berjanji Mosul akan bebas akhir tahun 2016. Namun, baru-baru ini, ia menyatakan, butuh waktu sekitar tiga bulan lagi untuk membebaskan kota terbesar kedua di Irak ini dari tangan ISIS. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL