no2isis 1Nainawa, LiputanIslam.com — Kelompok teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengeksekusi seorang wartawan dan anggota kepolisian Nainawa di kota Mosul, Irak.

“Setelah ditahan selama beberapa bulan, teroris ISIS mengeksekusi wartawan Irak Ayham Khazaal, yang bekerja sebagai penyiar Sama al-Mosul. ISIS juga mengeksekusi Nashwan Khazaal, saudara dari wartawan tersebut yang merupakan anggota kepolisian setempat,” terang Musili, seperti dilansir Al Alam (19/4/2016).

Menurut narasumber, dua bersaudara ini dituduh sebagai mata-mata untuk pasukan Irak. Keduanya diekskusi dengan cara ditembak di depan kerumunan penduduk, di lapangan Qasim al-Khayat. Jenazahnya kemudian di serahkan warga kepada kedokteran forensik.

“Seorang anggota dari pengadilan syariah ISIS membacakan hukuman mati di depan umum. Ia mengancam akan memburu siapapun yang merupakan mata-mata pasukan Irak di kawasan tersebut, termasuk wartawan dan relawan,” tambah dia.

Wartawan dan aktivis media memang menjadi target ISIS, yang dipandang sangat potensial menjadi mata-mata dan membocorkan informasi di kawasan tersebut.

Pada bulan Juli 2015, ISIS mengeksekusi lebih dari 25 wartawan Irak di Provinsi Nainawa. Pada bulan Agustus 2015, ISIS juga mengeksekusi wartawan Sabah Muhammad dan seorang fotografer yang bernama Walid Abdullah yang bekerja untuk saluran al-Musiliyah di Mosul, dengan tuduhan melanggar peraturan yang ditetapkan ISIS. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL