eksekusiIdlib, LiputanIslam.com—Kelompok teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) telah mengeksekusi dua orang sandera berkebangsaan China dan Norwegia. Foto yang menunjukkan tubuh tak bernyawa dari Fan Jinghui dan Ole Johan Grimsgaard-Ofstad ini, dipublikasikan oleh majalah Dabiq pada hari Rabu.

Dua sandera ini akhirnya dieksekusi dua bulan sejak ISIS menuntut uang tebusan untuk pembebasan mereka. Dari foto tersebut, terlihat bahwa sandera dieksekusi dengan cara ditembak.

Sejauh ini pemerintahan China tidak menunjukkan reaksi apapun. Sedangkan pemerintah Norwegia menyatakan bahwa hal itu belum terkonfirmasi.

“Ada foto terpublikasi yang diduga adalah Ole Johan Grimsgaard-Ofstad, yang telah dieksekusi. Kami sedang mencoba untuk melakukan verifikasi dan akan memberikan informasi kembali,” jelas juru pemerintah Norwegia, seperti dilansir Presstv, (19/11/2015).

Tidak jelas diketahui, kapan dan dimana kedua pria itu ditangkap. Namun dari postingan terakhir pada akun Facebook Ole Johan Grimsgaard-Ofstad, menunjukkan bahwa ia memasuki Idlib, dan hendak menuju ke Hama.

Ole Johan Grimsgaard-Ofstad, 48 tahun, adalah lulusan filsafat politik dari Porsgrunn, Oslo. Sedangkan Jinghui, 50 tahun, adalah seorang pengembara asal Beijing.

Sebelumnya pemerintah Norwegia mengatakan bahwa pihaknya tidak akan membayar uang tebusan untuk membebaskan Ole Johan Grimsgaard-Ofstad, sebagaimana dijelaskan oleh Menteri Luar Negeri Borge Brende.

ISIS dan kelompok teroris lainnya di Suriah dan Irak memiliki catatan panjang melakukan eksekusi terhadap sandera, termasuk para jurnalis. James Foley, Steven Sotloff, dan Kenji Goto misalnya, hanyalah sebagian kecil dari jurnalis yang tewas dalam konflik di Irak dan Suriah. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL