ISIS member burriedKirkuk, LiputanIslam.com — Kelompok teroris takfiri Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dilaporkan membakar hidup-hidup satu keluarga di Irak. Para korban yang terdiri dari orang tua dan tiga anak-anak, dibakar di hadapan publik di distrik Riyadh, Kirkuk.

“Mereka dituduh mencoba melarikan diri dari kota yang dikontrol teroris,” demikian laporan Press TV (12/5/2016).

Ketika ISIS mengontrol suatu wilayah, maka mereka menetapkan larangan untuk keluar dari wilayah tersebut yang harus dipatuhi oleh penduduk setempat. Biasanya, warga sipil ini digunakan sebagai tameng hidup untuk menghalangi atau menghambat operasi militer yang dilakukan oleh tentara Irak.

Warga sipil yang dinilai melanggar aturan yang ditetapkan ISIS, kerap dikenai sanksi yang sangat kejam, seperti hukuman mati. Eksekusi dilakukan dengan berbagai metode barbar.

Sebelumnya, ISIS juga mengubur hidup-hidup 35 orang anggotanya sendiri, yang dituduh melarikan diri dari pertempuran. Para militan dikubur di Qayyarah, Mosul selatan.

“Anggota yang dieksekusi melarikan diri ketika terjadi pertempuran melawan pasukan gabungan Irak di Bashir. Wilayah ini akhirnya lepas dari cengkraman ISIS pada 1 Mei,” jelas narasumber.

Saat ini, ISIS masih mengontrol 14% wilayah Irak. Pasukan gabungan yang terdiri dari tentara Irak dan pasukan populer rakyat, bahu membahu dalam melakukan operasi militer pembebasan wilayah. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL