Teheran,LiputanIslam.com-Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merilis statemen perihal serangan rudal ke markas petinggi al-Ahvaziyeh, Senin (1/10).

IRGC membuktikan ancamannya untuk membalas aksi teror pada parade militer di Ahvaz pekan lalu (22/9). Aksi teror yang dilakukan kelompok separatis tersebut menewaskan 25 orang dan melukai 69 lainnya.

“Keamanan nasional bangsa Iran adalah garis merah bagi angkatan bersenjata. IRGC mengerahkan segala upaya untuk menjaga tanah air dan mewujudkan keamanan bagi rakyat Iran. Kepalan besi IRGC selalu siap untuk membalas kejahatan apa pun yang dilakukan musuh,”demikian dinyatakan IRGC dalam statemennya.

Serangan rudal dilakukan pada pukul 2 dini hari waktu setempat dan menyasar basis teroris di timur Eufrat, Suriah. Rudal dari darat ke darat itu diluncurkan dari jarak 570 kilometer.

Serangan rudal IRGC disusul dengan serangan 7 pesawat nirawak militer yang membombardir tempat berkumpulnya para teroris.

Serangan itu dikabarkan membinasakan sejumlah petinggi teroris dan melukai sebagian yang lain. Infrastruktur dan gudang penyimpanan logistik teroris juga hancur dihantam rudal-rudal jenis Qeyam dan Zolfeghar. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*