Pimpinan Revolusi Islam Iran, Seyyed Ali Khamenei, sedang memimpin pertemuan dengan para profesor di Tehran pada Minggu (10/6).

Tehran,LiputanIslam.com—Pemimpin revolusi Islam Iran, Ayatullah Seyyed Ali Khamenei mengatakan bahwa nasib Palestina harus ditentukan oleh orang-orang Palestina, termasuk umat Muslim, Yahudi, dan Kristen yang telah hidup di tanah Palestina sejak dulu. Seyyed Khamenei menegaskan bahwa yang dimaksud orang-orang Palestina itu adalah mereka yang telah hidup di tanah Palestina sejak 100 atau 80 tahun lalu, tak peduli apakah mereka hidup di dalam atau di luar wilayah kependudukan (Israel).

“Dewasa ini, demokrasi adalah cara modern yang diterima oleh seluruh dunia. Menurut kami, penentuan nasib negara bersejarah Palestina, harus dikembalikan pada rakyat Palestina. Gagasan ini telah kami ajukan di PBB,” ucap Ayatullah Khamenei di hadapan para Profesor Universitas di Tehran pada Senin (11/6).

“Apapun yang mereka putuskan dan pilih, harus direalisasikan. Apakah ini ide yang buruk? Bukankah negara-negara Eropa bisa memahami ini?” tanya Seyyed Khomenei menambahkan.

Harus diakui bahwa batas-batas wilayah Israel dan Palestina saat ini belum begitu jelas. Banyak wilayah-wilayah yang pada awalnya bernama Palestina, diduduki oleh Israel dan di atasnya terbangun pemukiman-pemukiman atas nama Israel. Sehingga dengan demikian, wilayah-wilayah itu oleh komunitas internasional disebut sebagai wilayah kependudukan Israel, bukan wilayah Israel.(fd/Presstv)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*