Teheran,LiputanIslam.com-Deputi Eksekutif Pusat Mahasiswa HAM Iran mengecam penandatanganan sanksi baru Amerika terhadap Iran.

Saman Neyazi mengatakan,”Iran tidak dan tak akan pernah berharap dicintai oleh Amerika. Republik Islam Iran telah membuat Amerika panik selama 4 dekade. Tindakan-tindakan semacam ini tak akan memengaruhi tekad bangsa Iran.”

Menurut Neyazi, pelanggaran kesepakatan JCPOA sekali lagi membuktikan bahwa Amerika-lah yang selalu bersikap seenaknya sendiri. “Ini adalah tindakan yang emosional serta tidak adil dan logis,”ujarnya.

Dia menegaskan bahwa Republik Islam Iran selalu menekankan perdamaian dan keamanan. Dia menyatakan, para petinggi Eropa dan badan nuklir internasional juga mengakui komitmen Iran terhadap isi JCPOA.

“Ini menunjukkan bahwa Iran selalu menghormati pihak lain. Namun tentu saja ini tidak berarti Iran akan mendiamkan permusuhan Amerika kepadanya,”kata Neyazi.

Neyazi menyatakan, Iran akan bertindak lebih cerdas dalam situasi semacam ini. Dia menegaskan, musuh-musuh Iran di kawasan dan dunia harus tahu bahwa Iran siap menghadapi segala kemungkinan.

“Sanksi-sanksi baru ini tentu akan memengaruhi spirit JCPOA. Tindakan ini akan menyeret dunia kepada instabilitas baru,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL