Teheran,LiputanIslam.com-Ketua Badan Energi Atom Iran menyatakan, jika Amerika melanggar JCPOA, semua opsi tersedia di atas meja. Menurutnya, Washington tak akan melakukannya, sebab pelanggaran ini akan merugikan Amerika.

Ali Akbar Salehi dalam wawancara dengan al-Mayadeen mengatakan,”Tanggapan Iran akan relevan dengan bentuk tindakan Amerika.”

“Saat Uni Eropa, China, Rusia, dan negara-negara lain mendukung JCPOA, keluarnya Amerika dari kesepakatan ini tidak akan memengaruhi pelaksanaannya. Jika Amerika melanggar, negara-negara lain bertanggung jawab untuk melaksanakan kesepakatan ini,”tambah Salehi.

Dia menyatakan, Badan Energi Atom Internasional telah tujuh kali mengumumkan komitmen Iran terhadap JCPOA. Oleh karena itu, tidak seharusnya ada pihak yang melanggar kesepakatan nuklir ini.

Salehi mengungkapkan, sejak awal perundingan, sudah ada kemungkinan pelanggaran kesepakatan. “Oleh karena itu, Iran telah memikirkan sejumlah jalan untuk kembali ke situasi pra-JCPOA; situasi yang bahkan lebih baik lagi,”ujar Salehi.

Salehi menyebut JCPOA sebagai kesepakatan bersejarah. Dia berpendapat, dampak kesepakatan ini akan terus terlihat dari waktu ke waktu.

Salehi juga menyinggung kemajuan hubungan dengan Rusia. Dia mengabarkan rencana kedua negara untuk membangun pusat pembangkit listrik tenaga nuklir baru di Bushehr. “Hubungan Iran dengan Rusia sangat baik dan erat, terutama di bidang nuklir,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL