a00a99f8-6259-48f9-a543-2e965d07ecdfTeheran,LiputanIslam.com-Rabu (7/12), Bahram Qassemi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, menanggapi pernyataan akhir pertemuan ke-37 GCC di Bahrain.

“Politik Iran berasaskan prinsip hidup bertetangga, saling menghormati, dan tidak mencampuri urusan internal negara-negara lain. Daripada melancarkan tuduhan ulangan dan tak berdasar, sebaiknya GCC tidak ikut campur urusan dalam negeri kami. Salah satunya adalah upaya sebagian anggota GCC untuk memicu pertikaian antarmazhab,”kata Qassemi.

Dia menolak mentah-mentah tuduhan intervensi Iran dalam urusan internal negara-negara Teluk seperti Bahrain.

Qassemi berpesan, alih-alih menebar tuduhan, GCC semestinya melihat realitas di Bahrain. Di antaranya adalah penindasan yang terus berlanjut dan pelanggaran serius HAM atas rakyat Bahrain.

“Sebaiknya GCC meyakinkan pemerintah Bahrain untuk memilih jalan diplomasi dan perdamaian nasional,”ujar Qassemi.

Kepulauan Abu Musa, Greater dan Lesser Tunb disebut Qassemi sebagai bagian tak terpisahkan dari tanah Iran. Menurutnya, pengulangan klaim tanpa dasar tidak akan memengaruhi kepemilikan Iran atas pulau-pulau tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran juga menanggapi isi surat sepuluh negara Arab kepada PBB. Surat yang digagas oleh Uni Emirat Arab ini berisi sejumlah tuduhan atas Iran.

Ia berkata,”Sungguh disayangkan, bukannya memanfaatkan kapasitas lembaga-lembaga internasional dan regional untuk memperkuat stabilitas, negara-negara ini malah menggunakannya untuk memperkeruh suasana dan melemahkan hubungan antarnegara.”

Qassemi menegaskan, Iran pasti akan menggunakan haknya untuk menjawab tuduhan-tuduhan ini di pentas-pentas internasional. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL