Teheran,LiputanIslam.com-Sekretaris Dewan Kemaslahatan Iran menyatakan, pidato Donald Trump di PBB menyalahi kode etik pidato para kepala negara. “Pidato Trump berisi ujaran kebencian, dan di lain pihak, merupakan pernyataan yang disampaikan tanpa pertimbangan matang,”kata Mohsen Rezaei.

Rezaei mengatakan, PBB didirikan sebagai tempat penyelesaian masalah-masalah internasional melalui jalan diplomasi. Namun, menurutnya, bahasa Trump bukan bahasa diplomasi. “Trump keliru menganggap PBB sebagai pangkalan militer Amerika, dan para kepala negara sebagai serdadu Amerika,”sindir Rezaei.

Dalam wawancara dengan kanal 2 IRIB, Rezaei mengecam tuduhan Trump bahwa Iran bukan negara demokratis. Dia mengatakan, fakta membuktikan bahwa sekutu-sekutu Amerika di Timteng justru merupakan para diktator dan monarki yang tak mengenal demokrasi.

“Biarkan Trump mengoceh lebih banyak. Bahkan jika perlu, kita beri dia hadiah. Dengan demikian, selama masa jabatannya, dia akan membongkar rahasia-rahasia Amerika yang tak diketahui khalayak umum. Mari kita dengar segala fakta terkait kebobrokan Amerika dari lidah Trump sendiri,”pungkas Rezaei. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL