Washington,LiputanIslam.com-Senat Amerika akhirnya menetapkan kelayakan Gina Haspel untuk mengepalai biro intelijen negara tersebut (CIA).

Sebanyak 51 anggota Senat menyatakan setuju, sementara 43 senator lain menyampaikan penolakan mereka.

Komite Intelijen Senat Amerika mengadakan pemungutan suara ihwal keemimpinan Haspel pada Rabu (16/5) lalu. Pemungutan suara tersebut menghasilkan 10 suara positif dan 5 suara negatif untuk Haspel. Dengan demikian, berkasnya dibawa ke Senat untuk diadakan pemungutan suara final.

Haspel adalah wanita pertama yang terpilih sebagai kepala CIA. Dia telah beraktivitas di biro ini sejak 33 tahun lalu.

Proses terpilihnya wanita ini sebagai kepala CIA diiringi sejumlah kontroversi. Haspel mendapat banyak penentangan, lantaran dinilai berperan dalam sejumlah metode interogasi brutal, seperti sensasi tenggelam buatan.

Dia mengepalai sebuah penjara rahasia CIA di Thailand pada tahun 2002 dan menggunakan berbagai metode interogasi keji.

Senator John McCain yang tak bisa hadir di Washington karena menderita kanker otak, sempat meminta dari para koleganya agar jangan meloloskan Haspel.

Haspel diangkat untuk menggantikan Mike Pompeo yang telah diangkat menjadi menlu baru AS. Donald Trump menobatkan Pompeo usai memecat Rex Tillerson dari jabatannya. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL