afdb47d6368973da24a0ed7c146ca458Ottawa,LiputanIslam.com– Situs Global Research mempublikasikan laporan yang memuat daftar enam negara, selain Israel, yang memberikan sokongan kepada ISIS.

Menurut Global Research, daftar ini disusun oleh Tom Anderson, penulis asal Amerika, untuk salah satu bukunya. Buku berjudul “The Dirty War on Syria” ini akan segera dirilis.

Dalam buku ini, Anderson memaparkan negara-negara pendukung ISIS dan bentuk dukungan mereka terhadap kelompok teroris ini.

Arab Saudi, Turki, Qatar, Israel, Inggris, Prancis, dan Amerika disebut sebagai penyokong ISIS. Berikut ini adalah penjelasan ringkas bentuk dukungan negara-negara ini kepada ISIS:

Arab Saudi

Di tahun 2006, Saudi menerima perintah langsung dari Amerika untuk membentuk ISIS di Irak. Tujuannya adalah mencegah Irak menjalin hubungan dekat dengan Iran.

Di tahun 2011, Saudi mendukung pemberontakan bersenjata di kota Daraa, Suriah. Saudi juga memberikan bantuan finansial dan persenjataan kepada semua kelompok bersenjata di Suriah. Kelompok-kelompok ini selalu dibuat saling berseteru antara mereka guna mengurangi kemandirian mereka.

Turki

Pemerintah Turki membuat jalur aman untuk kelompok-kelompok bersenjata untuk memasuki timur Suriah. Turki bekerjasama dengan Saudi dalam membentuk Jabhat al-Nusra.

Turki juga mengomandani Jaysh al-Fath dalam serangan ke timur Suriah tahun 2015. Mereka juga menjadi tuan rumah untuk para petinggi kelompok-kelompok bersenjata. Selain itu, Turki mengatur penjualan minyak hasil rampasan ISIS dan memberikan bantuan medis untuk mereka.

Qatar

Sejak tahun 2011 hingga 2013, Qatar memberikan milyaran dolar untuk kelompok Ikhwanul Muslimin yang terkait dengan kelompok pemberontak seperti FSA.

Setelah 2013, Qatar juga mendukung koalisi Jaysh al-Fath yang berporos pada Turki-Saudi.

Israel

Rezim Zionis menyokong semua serdadu pemberontak Suriah dengan senjata dan bantuan medis. ISIS dan Jabhat al-Nusra termasuk kelompok-kelompok yang mendapat bantuan Israel. Selain itu, negara ini juga membangun pusat koordinasi di Golan untuk mereka.

Inggris

Inggris memberikan bantuan senjata kepada kelompok-kelompok bersenjata di Suriah demi menjalin kerjasama dengan unsur-unsur al-Qaeda. Bantuan untuk kelompok-kelompok bersenjata ini terus diberikan secara teratur.

Prancis

Prancis mengambil langkah serupa dengan Inggris dalam mempersenjatai kelompok pemberontak di Suriah.

Amerika

Peran Amerika dalam membantu ISIS lebih luas dari selainnya, sebab mereka yang menjadi koordinator negara-negara penyokong ISIS. Amerika menggunakan pangkalan militer di Turki, Qatar, Irak, dan Saudi untuk tujuan ini.

Menurut Global Research, Amerika menjauhkan ISIS dari kawasan yang ditinggali suku Kurdi dan membiarkan mereka menyerang Suriah. Para pejabat Irak menyatakan, Amerika memberikan bantuan senjata kepada ISIS melalui jalur udara. (af/abna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL