Homs,LiputanIslam.com—Puing-puing sisa senjata yang ditinggalkan oleh kelompok pemberontak pasca menerima kekalahan dari pasukan Suriah di Homs ternyata buatan Amerika. Hal ini terbukti setelah Pasukan Suriah  bersama dengan Pusat Rekonsiliasi Rusia di Provinsi Homs menyisir wilayah tersebut pada Senin kemarin (21/5).

“Kami menemukan detonator buatan India, TOW-2 buatan Amerika, dan masker gas buata Jerman dalam keadaan baru dan belum digunakan,” ucap Andrey Nekipelov, perwakilan Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah.

Selain itu, mereka juga berhasil menemukan rudal anti-tank BGM-71 buatan Amerika serta bengkel-bengkel tersembunyi tempat produksi bahan-bahan peledak. Ada juga sejumlah terowongan bawah tanah lengkap dengan fasilitas medis dan sel-sel tahanan.

BGM-71 adalah rudal anti-tank buatan Amerika yang telah digunakan oleh tentara AS sejak tahun 1970. (fd/AMN)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*