Al-Quds,LiputanIslam.com-Sebuah situs Israel memberitakan isi pertemuan ketua PLO dengan raja Saudi dan putra mahkota Abu Dhabi. Kedua negara ini dikabarkan mengajukan syarat khusus untuk mendukung Palestina.

Situs Tik Debka melaporkan, sejumlah peristiwa penting terkait Yerusalem (al-Quds) terjadi pada pekan lalu; bukan di New York, tapi di Riyadh dan Abu Dhabi. Saat sidang umum PBB tengah menggodok resolusi untuk mendukung al-Quds, pertemuan sesungguhnya dilakukan sejauh 11 ribu kilometer dari New York, yaitu di istana Muhammad bin Zayed, Abu Dhabi.

Alih-alih hadir di sidang PBB yang dianggap sangat menentukan oleh rakyat Palestina, Mahmoud Abbas ‘terpaksa’ menemui salah seorang hartawan Arab, yaitu Muhammad bin Zayed. Bin Zayed berkata kepada Abbas,”Perjuangan Anda untuk Palestina adalah hal penting, dan UEA mendukung perjuangan Anda. Namun jangan lihat keputusan Trump soal al-Quds sebagai ‘pernyataan perang.;”

“Jika Palestina menghendaki dukungan kami, jangan membuat front untuk menentang Trump. Jika tidak, maka kami tak akan mendukung kalian lagi,”ujar Bin Zayed.

Abbas juga diminta putra mahkota Abu Dhabi untuk segera mengakhiri hubungan dengan Recep Tayyid Erdogan, presiden Turki.

Menerut Tik Debka, hal ini telah didengar Abbas sebanyak tiga kali dalam kurun waktu 24 jam. Sebab sehari sebelumnya (Rabu 20/12) dia telah bertemu dengan Raja Salman dan putra mahkota Saudi, Muhammad bin Salman.

Seperti diketahui, sidang umum PBB pada Kamis (21/12) telah mengesahkan resolusi dukungan untuk al-Quds dengan menghimpun 128 suara setuju, 9 suara menolak, dan 35 abstain. Berdasarkan resolusi ini, Amerika dituntut menarik keputusannya bahwa al-Quds merupakan ibukota Israel. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL