Kairo,LiputanIslam.com-Khamis al-Jehainawi (menlu Tunisia) melawat ke Mesir untuk bertemu dengan sejawatnya, Samih Shukri. Selain menemui menlu Mesir, al-Jehainawi juga berencana bertemu dengan Abdel Fattah el-Sisi (presiden Mesir) dan Abbas Kamil (kepala biro intelijen Mesir).

Sejumlah sumber diplomatik Mesir menyatakan, menlu Tunisia diundang Kairo untuk membahas keikutsertaan Bashar Assad (presiden Suriah) pada KTT Arab ke-30 yang akan dilangsungkan di Tunisia.

Menurut kutipan harian cetakan London, al-Arabi al-Jadid, Shukri dan Kamel akan mengadakan rapat dengan al-Jehainawi terkait masalah ini. Setelah itu, hasil pembicaraan mereka akan diinformasikan kepada para pemimpin negara-negara Arab.

Sebuah sumber yang mengetahui ihwal koalisi Mesir, UEA, Saudi, dan Bahrain, mengatakan,”Keikutsertaan Assad dalam KTT mendatang bergantung pada komitmen dan sikap Damaskus terkait kehadiran Iran di Suriah.”

Sumber-sumber ini mengatakan, jika Assad bersedia memenuhi permintaan negara-negara Arab, mereka akan segera membuka ibukota-ibukota mereka untuk Suriah dan memulai hubungan dengan Damaskus.

Mesir beserta negara-negara Arab lain juga tengah mengkaji usulan Washington, yang meminta agar mereka mengirim pasukan ke timur Suriah untuk menggantikan tentara AS.

Kairo, Abu Dhabi, dan Riyadh dikabarkan tengah membahas sejumlah opsi terkait masalah ini. Salah satu opsinya adalah mengirimkan tentara Suriah ke kawasan tersebut dengan koordinasi Kurdi dan dibarengi dukungan finansial serta pengawasan dari negara-negara Arab.

Menurut sumber-sumber diplomatik ini, semua opsi bergantung pada tanggapan Suriah terhadap permintaan negara-negara Arab, termasuk revisi atas hubungan Damaskus dengan Teheran.

Sejak 2011 lalu, keanggotaan Suriah di Liga Arab telah dibekukan atas paksaan dari sejumlah negara-negara Arab. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*