Al-Quds,LiputanIslam.com-Cuitan menlu Bahrain yang secara tidak langsung menyebut al-Quds dan Palestina sebagai masalah sekunder, memicu amarah warga Palestina di dunia maya.

Khalid bin Ahmad dalanm akun Twitter-nya menyatakan, tidak perlu berseteru dengan Amerika dan Donald Trump untuk masalah-masalah sampingan.

Melalui cuitan berbahasa Inggris tersebut, Khalid juga menyerang Iran. Menurutnya, menghadapi Iran yang ‘fasis’ lebih daripada berkonflik dengan Amerika demi masalah-masalah sekunder.

Kendati dia tidak menyebutkan masalah sekunder itu secara spesifik, namun para analis dan aktivis media menafsirkannya sebagai masalah tentang al-Quds dan Palestina.

Cuitan Khalid menjadi sasaran kecaman warga Palestina dan aktivis media, khususnya di Twitter. Mereka menyebut menlu Bahrain sebagai “zionis.”

Menurut laporan al-Quds al-Arabi, seorang netizen bernama Basim Nasim menulis,”Kapan kalian memiliki sikap mulia? Kalian selalu membiarkan (Palestina) dan tidak berani mengungkapkan kebenaran…Kalian takut kepada Yahudi dan Amerika demi menjaga jabatan jangka pendek. Al-Quds tidak butuh pembelaan dari orang-orang seperti kalian, sebab ia punya Tuhan yang selalu melindunginya dan bangsa yang rela menumpahkan darah untuknya.”

Seorang netizen lain menulis,”Jika benar apa yang dikatakan tentang menlu negara Arab ini, maka kami katakan kepadanya bahwa kau, proyek-proyekmu, orang-orang dekatmu, dan negara kertasmu hanya masalah sampingan dibanding alas kaki wanita yang menjual kopiah di gang-gang kuno al-Quds.”

Bahrain termasuk negara Arab yang berniat menormalisasi hubungan dengan Rezim Zionis. Awal Desember ini kanal 2 televisi Israel melaporkan, sebuah delegasi dari himpunan bernama “This is Bahrain” mengunjungi Tanah Pendudukan. Tujuan kunjungan itu, seperti dilansir oleh televisi Israel, adalah mewujudkan kehendak Raja Bahrain untuk hidup rukun dengan Israel.

Beberapa hari setelah kembali ke Bahrain, sejumlah orang dari delegasi tersebut menemui Raja Bahrain guna menunjukkan bahwa penguasa negeri itu merestui kunjungan tersebut. (af/alalam//fars)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL