Tabqah,LiputanIslam.com—Empat bulan semenjak Pasukan Demokratik Suriah pimpinan Kurdi (SDF) berhasil merebut Kota Tabqah dari cengkreman ISIS, bukti-bukti kebiadaban serta aktivitas tak beradab yang dilakukan oleh kelompok teroris itu masih terlihat begitu jelas.

Di lantai bekas tempat pusat keamanan ISIS, tercium aroma mayat yang membusuk. Di sudut lain, tampak dinding yang dipenuhi lubang peluru serta mayat-mayat yang membusuk.

Anggota milisi setempat mengatakan bahwa mereka masih membutuhkan pasukan SDF untuk membebaskan bangunan tersebut dari cengkraman lebih dari 50 anggota kelompok ekstremis ISIS. Sebelumnya, anggota militan sempat memasang beberapa ranjau darat serta bahan peledak lainnya di seluruh wilayah tersebut.

Beberapa bahan peledak nampak begitu jelas di dekat pintu masuk ruang bawah tanah, tempat ruang penjara dan interogasi berada. Di dalam ruangan penjara ini, banyak nama dalam Bahasa Arab, Inggris, Rusia, serta bahasa lainnya ditulis di dinding.

Sambil menunjuk sebuah nama yang tertulis di dinding, anggota milisi itu mengatakan, “Orang ini pernah menjadi tentara yang menjaga sebuah bandara. Ia dikurung di sini selama 645 hari. Kemudian, di hari terakhir, ia dipaksa turun dari atap oleh para ekstremis untuk dihabisi.”

Pasukan SDF mengatakan bahwa ISIS telah menggali terowongan dan meletakkan bahan peledak di Raqqa serta beberapa wilayah sekitarnya. Jadi, sulit untuk merebut kota itu dari cengkraman ISIS. (fd/NRT)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL