Moskow,LiputanIslam.com-Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan, pesawat-pesawat Topolev Tu 95 dan Su-35 pada Kamis malam (4/5) terbang di pesisir Alaska untuk melakukan latihan perang udara.

Latihan perang udara ini dilakukan di perairan internasional Samudera Pasifik dan di sepanjang kepulauan Chariot (bagian dari wilayah Alaska).

Menurut keterangan Kementerian Pertahanan Rusia, pesawat-pesawat jarak jauh ini terbang sesuai program di atas perairan internasional di Samudera Atlantik, Laut Hitam, dan Samudera Pasifik.

Media-media Amerika melaporkan, sejumlah jet tempur Amerika telah menghadang pesawat-pesawat bomber milik Rusia tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, pesawat-pesawat bomber Rusia terbang beberapa kali di pesisir Amerika dan melakukan manuver-manuver udara.

Hingga 21 April lalu, pesawat-pesawat Rusia ini terbang selama empat hari berturut-turut di atas Alaska. Kali terakhir, dua pesawat Topolev Tu 95 terbang hingga jarak 700 mil di arah barat daya kota Anchorage, Alaska.

Menurut laporan media-media Rusia, militer Amerika mengawasi terbangnya dua pesawat Rusia ini di 160 kilometer pulau Kodiak, Alaska. Amerika segera bereaksi dengan mengirim dua jet F-22 dan sebuah AWACS.

Di negara-negara NATO, pesawat Topolev Tu 95 dikenal dengan sebutan The Bear. Pesawat ini termasuk pesawat pengebom jarak jauh Rusia yang mampu membawa perangkat nuklir. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL