Brussels,LiputanIslam.com-Jean-Yves Le Drian, menlu Prancis, dalam pertemuan di Brussels kemarin (Senin 19/3) menuntut agar Iran dijatuhi sanksi baru. Namun tuntutan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Federica Mogherini. Demikian dilansir oleh Reuters.

Atas kegagalan ini, Le Drian dikabarkan mendadak meninggalkan Brussels sebelum dimulainya pertemuan para menlu Uni Eropa.

Sejauh ini, Prancis belum berkomentar soal tindakan menlunya tersebut.

Sebelum ini, Reuters mengutip dari sebuah dokumen rahasia bahwa Jerman, Prancis, dan Inggris ingin meyakinkan Trump untuk bertahan dalam JCPOA. Untuk itu, tiga negara ini mengusulkan sejumlah sanksi baru atas Iran.

Sanksi yang diusulkan tersebut menargetkan pihak-pihak yang terlibat dalam program rudal Iran dan aktivitas Teheran di Suriah.

Iran sendiri dengan tegas menolak perundingan soal program pertahanan rudalnya.

Sebelum dimulainya pertemuan kemarin, Mogherini menyatakan, tidak ada usulan untuk menjatuhkan sanksi-sanksi baru atas Iran. Menurut koordinator Urusan Luar Negeri Uni Eropa ini, pertemuan kemarin difokuskan pada pelaksanaan kesepakatan nuklir Iran (JCPOA).

Menurut para pengamat, Le Drian meninggalkan Brussels karena pernyataan Mogherini di atas. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*