London,LiputanIslam.com-Ketegangan antara London-Moskow terus meningkat usai insiden diracuninya mantan mata-mata Rusia dan putrinya. Dalam perkembangan terakhir, Inggris meminta DK PBB mengadakan rapat darurat untuk membahas masalah ini.

Tujuan rapat darurat ini adalah menyampaikan hasil temuan komite penyelidik kepada para anggota DK PBB terkait rencana pembunuhan mantan agen Rusia.

Sumber-sumber diplomatik Inggris menyatakan, London akan mengusir sejumlah diplomat Rusia, juga memberlakukan sanksi atas Moskow. London juga berencana membatasi aktivitas media-media Rusia di Inggris.

Para pemimpin Uni Eropa juga akan mengadakan rapat untuk membahas sengketa Inggris dan Rusia.

Jubir Kremlin pada hari Rabu (14/3) menyatakan, Rusia sama sekali tidak  terlibat dalam insiden peracunan tersebut.

“Sikap Moskow sangat jelas dalam hal ini. Moskow telah menjelaskan pendiriannya kepada London melalui jalur diplomatik,”kata Dimitri Peskov.

“Moskow tidak memiliki kaitan dengan peristiwa yang terjadi di Inggris ini. Rusia menolak segala tuduhan tak berdasar dan tanpa bukti yang dialamatkan kepadanya.”

Peskov menambahkan, Rusia siap bekerjasama untuk menyelidiki kejadian tersebut. Tapi, menurutnya, Moskow tidak menerima pernyataan serupa dari Britania.

“Kami berharap akal sehat akan menang dalam masalah ini. Setidaknya negara-negara lain tidak berpikir apakah ada bukti terkait masalah ini atau tidak,”tandasnya.

Kremlin memperingatkan, pihaknya akan memberi “balasan” terhadap tindakan apa pun yang akan dilakukan Theresa May, PM Inggris. (af/alalam)

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*