London,LiputanIslam.com-Media-media lokal Inggris mengungkapkan, ada kemungkinan hasil penyelidikan pemerintah Inggris terkait pendanaan kelompok-kelompok bersenjata di negara ini tak akan dipublikasikan. Alasannya adalah sensitifitas hasil penyelidikan tersebut.

News Week menulis, David Cameron, mantan perdana menteri Inggris, adalah orang yang menginstruksikan penyelidikan tersebut. Tujuannya adalah meyakinkan kelompok oposisi Liberal-Demokrat untuk menyetujui serangan udara Inggris atas basis kelompok bersenjata di Suriah pada Desember 2015.

Harian The Guardian juga melaporkan, badan intelijen Inggris telah memulai investigasi guna membongkar aliran dana dari pihak asing untuk memperkuat radikalisme di Inggris. Namun, Kemendagri Inggris enggan mempublikasikan hasil investigasi ini kepada masyarakat. Diduga bahwa alasan keengganan ini adalah keterlibatan Saudi dalam aliran dana ini, dan semua tahu bahwa Inggris adalah sekutu kuat negara kaya minyak tersebut.

Meski demikian, juru bicara Kemendagri Inggris menyatakan, ada kemungkinan pengambilan keputusan terkait investigasi itu pasca pemilihan kabinet baru Inggris.

Jeremy Corbyn, pemimpin Partai Buruh Inggris, telah berjanji, andai ia terpilih sebagai perdana menteri baru, ia akan menghentikan penjualan senjata buatan Inggris kepada rezim Saudi. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL