London,LiputanIslam.com-Untuk pertama kali, pemerintah Inggris berniat membuat sayap khusus di salah satu penjara bagi para teroris.

Banyak yang berpendapat, Inggris hendak meniru penjara Guantanamo yang dibangun Amerika di Kuba.

The Guardian melaporkan, penjara Frankland di Durham akan dikhususkan bagi para penjahat ekstremis. Tujuannya agar mereka tidak memengaruhi para tahanan lain dengan halauan ekstremis mereka.

Keputusan ini diambil setelah polisi menyatakan bahwa Khaled Masood mengalami “transisi pemikiran” setelah berada di penjara Luis, East Sussex. Masood adalah pelaku serangan teror di Westminster, London, baru-baru ini.

Saat ini, penjara Frankland adalah salah satu penjara yang menjadi tempat bagi para penjahat berbahaya dan terduga teroris. Pemerintah Inggris berniat membangun sebuah penjara di dalam penjara ini untuk memisahkan para ekstremis dari tahanan lain.

Kendati demikian, para pakar meyakini, dampak keputusan ini sama saja dengan pembangunan Guantanamo, yaitu membuat para ekstremis memiliki kedudukan politis.

Steve Gillan, anggota Asosiasi Sipir Penjara Inggris, berpendapat bahwa keputusan ini tidak akan membawa hasil. Bahkan justru akan memperparah keadaan.

“Hal ini akan menyulitkan pekerjaan para sipir, sebab langkah ini membuat para tahanan merasa ‘spesial.’ Kami khawatir para tahanan lain akan melakukan segala cara agar ditempatkan di penjara khusus ini,”ujar Gillan.

Di lain pihak, Roberta Blackmand-Woods, wakil warga Durham di parlemen Inggris, menyambut baik keputusan pemerintah ini. Menurutnya, langkah ini bukti bahwa pemerintah telah mengidentifikasi permasalahan dengan tepat. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL