Doha,LiputanIslam.com— Menteri Pertahanan Nasional Turki, Nurettin Canikli, dan Menteri Pertahanan Qatar, Khalid bin Mohammad al-Attiyah, mengadiri upacara peresmian Fasilitas Pelatihan Penerbangan Simulasi Helikopter AW 139 yang digelar pada Senin (6/11) di Qatar.

Senin dini hari, Canikli telah disambut oleh sahabat Qatarnya di pangkalan udara Al-Udeid, Barat Daya Ibu Kota Doha. Dalam sambutannya, Canikli menyampaikan presentasi seputar fasilitas yang dibangun oleh Turki dan perusahaan HAVELSAN.

Canikli menggambarkan hubungan Turki dan Qatar seperti dua bersaudara yang sedang menikmati kerjasama mereka.

“Hubungan yang kita bangun seputar pertahanan ini akan terus berkembang dan fasilitas pelatihan ini sesuai dengan tujuan kita Bersama,” ucap Canikli.

Ia menambahkan bahwa negara manapun yang mengabaikan sektor pertahanan mereka, pasti akan menghadapi kesulitan di masa yang akan datang.

“Pengalaman menyakitkan yang kami alami telah mengajarkan kami bahwa Anda tidak bisa hanya menjadi penonton saja. Jika bukan karena usaha dan jerih payah kami selama 10 tahun terakhir, Turki pasti akan mengalami kesulitan besar untuk menghadapi serangan yang muncul hari ini. Sekutu-sekutu kami tidak mau memberikan tekhnologi-tekhnologi semacam ini untuk melawan teroris, meski kami telah bersedia untuk membayar,” ucapnya.

“Di antara contoh kesulitan yang kami hadapi adalah Sistem Pertahanan Udara S-400 yang sangat kami butuhkan. Kami berperang melawan tiga kelompok teror paling berbahaya di dunia. Sejauh ini, kami melakukan operasi militer hanya menggunakan senjata yang sebagian besar dikembangkan oleh Turki. Meski begitu, kami telah berhasil membuat kemajuan. Tetapi, kami tetap harus memperbaiki diri lebih jauh lagi,” tambahnya.

Canili mengatakan bahwa Turki unggul dalam sektor pertahanan, khususnya tekhnologi Drone. (fd/aa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL