Foto: Al Alam

Foto: Al Alam

Mosul, LiputanIslam.com — Sepak terjang ISIS di Irak dan jatuhnya Mosul, disambut dengan perlawanan rakyat Irak yang berbondong-bondong mengangkat senjata. Dikabarkan, 1,5 juta rakyat Irak siap menjadi relawan. Sedangkan pelaku media, tidak ketinggalan melakukan kampanye untuk memerangi ISIS.  Seperti apa bentuknya?

Sebuah video menarik diunggah oleh Memri TV pada tanggal 13 Juni 2014 lalu,  yang bersumber dari Televisi Irak. Sampai berita ini diturunkan, video tersebut telah ditayangkan 6882 kali.

Video yang berdurasi  52 detik itu, menampilkan sosok pria berjenggot lebat tak terawat dan yang berwajah menyeramkan sedang berada di sebuah rumah tak terawat dan gelap. Disebelah kiri layar, tercantum tulisan “ISIS”.

Pria itu, menghunus pisau dan memamerkannya dengan senyum licik. Gayanya seolah-olah sedang menakut-nakuti seseorang.

Tak lama kemudian, ia mengambil dua ekor ular dan memainkannya. Ular itu bergerak dari saku baju hingga wajahnya.

Lalu, pada menit ke 38 muncul pria berseragam Tentara Irak menyandang senjata di tempat tersebut. Tanpa mengulur waktu, Tentara itu menendang pintu ruangan, hingga cahaya matahari menerobos masuk ke dalam kamar. Saat itu juga, pria dengan wajah menyeramkan itu terbakar dan menjerit-jerit. Videonya bisa dilihat di http://www.youtube.com/watch?v=NugJbVJwXcc.

ISIS= Drakula?

Drakula adalah vampir penghisap darah yang merupakan tokoh utama fiksi ciptaan Bram Stoker dalam novelnya Dracula yang diterbitkan pada tahun 1897. Pada umumnya, Drakula digambarkan sebagai makhluk jahat penghisap darah manusia. Di berbagai film, sering dilukiskan bahwa Drakula hanya bisa dilumpuhkan dengan sinar matahari.

Tayangan tersebut merupakan peringatan bagi umat manusia untuk mewaspadai ISIS dan jaringannya. Terbukti di dua negara yang didatangi militan tersebut yaitu Irak dan Suriah, pertumpahan darah terjadi setiap hari. (ba/LiputanIslam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL