Suriah,LiputanIslam.com—Sumber-sumber lokal di Kota Saraqib menyebutkan bahwa para teroris bekerja sama dengan para anggota Organisasi Helm Putih untuk membuat satu video klip untuk menuduh tentara Suriah melakukan serangan terhadap warga sipil di Timur Idlib.

Sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa para teroris memaksa warga untuk meninggalkan kota mereka dan kemudian anggota Helm Putih bersama anak-anak dan krew pembuat film memasuki kota. Sumber tersebut menambahkan bahwa kota dan wilayah sekitarnya telah dijaga oleh para teroris.

Saksi mata juga melaporkan bahwa asap hitam tebal yang berasal dari lokasi syuting dapat dilihat dan setelah beberapa menit kemudian, kendaraan pemadam kebakaran dan ambulan pun tiba di wilayah tersebut dengan izin dari para teroris.

Mereka menambahkan bahwa operasi pembuatan film itu dilakukan dengan sudut yang berbeda menggunakan drone.

Berbagai laporan juga menyebutkan bahwa staff TV al-Jazeerah juga tergabung dalam pembuatan film tersebut.

Sumber-sumber lokal juga menyebutkan, pada Senin, bahwa Organisasi Helm Putih juga telah siap menulis kebohongan lainnya, persis seperti yang telah mereka lakukan di kota Khan Sheikhoun awal bulan lalu.

Sumber-sumber tersebut juga melaporkan bahwa beberapa anggota Helm Putih bersama dengan sejumlah masyarakat sipil, termasuk anak-anak tiba di Ariha, Provinsi Idlib.

Anggota Helm Putih ada di Ariha untuk melakukan operasi bendera palsu lainnya yang serupa dengan insiden kimia Khan Sheikhoun, untuk menciptakan gelombang baru tuduhan terhadap keterlibatan pemerintah Suriah dalam serangan kimia terhadap warga sipil.

Pada 4 April, sebuah insiden senjata kimia di Provinsi Idlib, Suriah, berhasil merenggut nyawa 80 orang dan merugikan 200 warga sipil. Koalisi Nasional Suriah dan tentara oposisi, serta sejumlah negara Barat, menuduh tentara pemerintah Suriah yang melakukan serangan tersebut. Sementara itu, Damaskus membantah tuduhan tersebut melalui seorang tentara Suriah yang menyampaikan kepada Sputnik bahwa mereka tidak memiliki senjata kimia.

Sumber-sumber lokal di Provinsi Idlib melaporkan bahwa Minggu lalu, setiap anggota Organisasi Helm Putih memperoleh hampir 2.000 Dolar untuk pembuatan klip-klip video yang mereka sebut sebagai kegiatan kemanusiaan di Provinsi Barat Laut.

Sumber-sumber yang sedang beroperasi di salah satu wilayah di Idlib, tempat Organisasi Helm Putih berada, menyebutkan bahwa anggota Helm Putih menerima dana sebesar 1.500 dolar hingga 2.000 dolar untuk membuat satu video tentang penarikan anak-anak dari puing bangunan di Idlib. (fd/Fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL