Doha,LiputanIslam.com—Menteri Luar Negeri Qatar mengatakan pada Kamis (24/8) bahwa negaranya mulai memperkuat hubungan kenegaraan dengan Republik Islam Iran dalam segala bidang. Kebijakan ini diputuskan saat beberapa negara Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi menuntut Qatar untuk memutuskan hubungannya dengan Tehran. Tak hanya itu, aliansi pimpinan Arab Saudi pun menuntut agar Qatar menutup media al-Jazeera, salah satu media yang sangat berpengaruh di Timur Tengah.

Meski tengah diboikot oleh tetangga Arabnya, Qatar tetap menjalin hubungan yang mesra dengan beberapa negara teluk lain, seperti Iran dan Turki. Bahkan, Qatar mendapatkan bantuan ekonomi dari kedua negara ini, untuk mengisi kekosongan kebutuhan impor yang sebelumnya diisi oleh Arab Saudi dan beberapa negara aliansinya.

Pada Rabu malam (23/8), Kementerian Qatar mengatakan bahwa dirinya telah berkomunikasi melalui telepon dengan koleganya di Tehran untuk membahas hubungan bilateral antara kedua negara. Bahkan, Dubes Qatar yang sebelumnya hengkang dari bumi para mullah itu, mulai kembali bekerja seperti biasanya.

Baca: Dubes Qatar Untuk Iran Mulai Bekerja Lagi Di Teheran

Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi, mengatakan pada IRNA bahwa Iran siap untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan negara-negara tetangga. (fd/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL