Sana’a,LiputanIslam.com—Human Right Watch (HRW) telah menyebut koalisi militer Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang menyerang Yaman telah menutupi kejahatan perang mereka di negara itu. Hal ini tertulis dalam laporan HRW yang dirilis pada Jum’at (24/8) sebanyak 90 halaman. Dalam laporan tersebut HRW mengatakan bahwa Joint Incidents Assessment Team (JIAT), sebuah tim investigasi kejahatan perang Yaman bentukan Arab Saudi-UEA, telah menutupi kejahatan yang dilakukan aliansi militer itu terhadap Yaman. Padahal, tulis laporan HRW, banyak aturan perang yang telah dilanggar oleh koalisi militer tersebut dan itu adalah bukti kejahatan perang.

“Berbagai investigasi JIAT atas perang Yaman menunjukkan minimnya upaya penyelidikan terhadap para pelaku serangan tak bertanggung jawab di Yaman,” tulis laporan HRW.

Berdasarkan atas laporan al-Jazeera dan Yemen Data Project, 1/3 serangan koalisi Arab Saudi-UEA terhadap Yaman telah mengenai tempat-tempat sipil. Di antara tempat-tempat sipil yang dimaksud adalah beberapa tempat pernikahan, rumah sakit, penampungan air dan listrik. Tak hanya itu saja, serangan-serangan itu juga telah membunuh dan melukai ribuan warga sipil Yaman. PBB menyebut bahwa 10.000 warga Yaman telah meninggal sejak konflik tersebut dimulai. Sementara itu para analis menyebut jumlah tersebut mungkin akan terus bertambah. (fd/al-Jazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*