Washington,LiputanIslam.com-Wakil khusus presiden AS untuk urusan Iran mengklaim, langkah Teheran dalam memasang sentrifugal baru adalah “tindakan keliru.”

Dalam wawancara dengan al-Jazeera, Brian Hook kembali mengulang klaim dan tuduhan tak berdasar atas Republik Islam Iran. Dia mengatakan, Teheran menggunakan keputusan-keputusan terkait program nuklirnya untuk menakut-nakuti negara-negara Eropa.

Baca: Percepatan Pengayaan Uranium, Babak Baru Nuklir Iran

“Kami menyebut tindakan ini ‘pemerasan nuklir,’”ujar Hook.

“Langkah Iran hari ini (Senin) dalam mengaktifkan sentrifugal-sentrifugal baru, adalah langkah di jalur keliru,”tambahnya.

Meski beberapa waktu terakhir ini para petinggi AS menuding Iran membantu pejuang Yaman dalam serangan nirawak ke fasilitas minyak Saudi, namun Hook mengklaim, saat ini kelompok Houthi “telah mengambil jarak dan memisahkan jalan mereka dari Iran.”

“Kami ingin mengakhiri perang di Yaman. Tapi rezim Iran dan proxi-nya adalah halangan terbesar untuk itu,”akunya.

Hook juga bersuara soal komandan al-Quds IRGC. Menurutnya, Qassem Soleimani seharusnya berada di Teheran saja, bukannya ‘berkeliaran’ di Baghdad.

Iran pada hari Senin (4/11) mengumumkan pemasangan sejumlah sentrifugal baru. Menurut Ali Akbar Salehi (kepala Badan Energi Atom Iran), jumlah sentrifugal yang dipasang dalam tempo 2 bulan terakhir mendekati 15 sentrifugal generasi baru. Salehi menyebut ini sebagai pencapaian besar Republik Islam Iran. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Laksamana Fadavi: Musuh Hanya Tahu Sebagian Kecil Kekuatan Iran

Hadapi Demonstran, Pemerintah Irak Kerahkan Pasukan Ladang di Minyak Basrah

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*