Beirut,LiputanIslam.com-Wakil sekjen Hizbullah menyatakan, AS keluar dari Suriah karena kegagalannya di negara tersebut, sama seperti di negara-negara lain. Syekh Naim Qassim mengatakan, AS gagal di Irak dan Lebanon, juga tak mampu melindungi Israel.

“AS memutuskan keluar dari Suriah, sebab negara ini bisa membebaskan sebagian besar wilayahnya dalam kurun waktu 7 tahun, sehingga AS putus asa untuk mewujudkan tujuannya,”kata Qassim dalam peringatan syahadah Samir al-Qintar di Beirut, Jumat (21/12).

Qassim menyebut alasan AS keluar dari Suriah karena “sukses menghancurkan ISIS” sebagai hal konyol dan menggelikan. Ia berkata, justru AS-lah yang menciptakan ISIS dan memberikan sokongan persenjataan dan logistik agar kelompok teroris ini bisa bertahan.

“Ketika tentara Suriah dan aliansinya membebaskan kawasan Deir az-Zour, AS berdiri sebagai penghalang di kawasan timur Eufrat agar ISIS tidak diusik, sebab kelompok ini masih harus menjalakan misi-misi lain. Selama satu setengah tahun, AS menghalang-halangi operasi penumpasan ISIS, sampai mereka bisa menempatkan pasukan penggantinya,”tutur Qassim.

Wakil sekjen Hizbullah menegaskan, ISIS tidak diusir oleh AS, tapi oleh tentara Suriah, relawan rakyat, tentara Irak, Hizbullah, Iran, dan Poros Resistansi. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*