Baghdad,LiputanIslam.com-Jubir Hizbullah Irak menyatakan, kelompok muqawamah negara ini sukses mementahkan rencana AS untuk menguasai perbatasan Irak-Suriah.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi al-Mayadeen, Jaafar Hosseini mengatakan, jika Israel adalah pelaku serangan udara terakhir ke perbatasan Suriah-Irak, tidak ada keraguan bahwa itu dilakukan dengan koordinasi bersama AS.

“Jika Damaskus meminta, Hizbullah Irak akan ikut serta dalam perang di selatan Suriah. Kami yakin, tentara Suriah sanggup menghadapi perang ini sendirian. Namun kami siap memberi bantuan dalam bentuk apa pun. Kami akan berkoordinasi sepenuhnya dengan tentara Suriah,”tutur Hosseini.

Menurutnya, poros muqawamah Irak telah menggagalkan rencana AS untuk menguasai jalur panjang perbatasan Irak-Suriah. Hosseini menyebut bahwa serangan udara terakhir ke kawasan tersebut juga tidak membuahkan hasil untuk AS.

“Kehadiran kami di kawasan ini sama seperti sebelumnya, bahkan bisa lebih meluas dengan melihat tantangan-tantangan yang ada. Jika musuh ngotot ingin mengosongkan kawasan ini dari kelompok-kelompok muqawamah, kami juga akan bersikeras untuk bertahan di sini, bahkan memperluas kehadiran kami. Inilah sebab kegagalan serangan-serangan musuh,”lanjut Hossein.

Dia menjelaskan, menguasai perbatasan adalah opsi strategis bagi Hizbullah Irak, dan itu sudah ada sejak dimulainya operasi militer untuk membasmi ISIS.

“Sejak kami ikut dalam perang-perang di al-Ramadi, kami sudah katakan bahwa tujuan kami adalah perbatasan Irak-Suriah. Dengan tibanya kami di perbatasan, rencana-rencana AS pun gagal,”pungkasnya. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*