Beirut,LiputanIslam.com-Stasiun televisi al-Manar mengumumkan, pihaknya menemukan sebuah buku pelajaran geografi yang diajarkan di sejumlah sekolah Lebanon, namun berisi konten-konten anti-Hizbullah dan Hamas.

Dalam laporan al-Manar disebutkan, buku tentang geografi politik di kawasan Timur Tengah itu disusun berdasarkan referensi-referensi Prancis. Buku itu diajarkan di sekolah-sekolah yang menggunakan sistem pengajaran Prancis.

Dalam buku tersebut, Hizbullah dan Hamas Palestina disejajarkan dengan ISIS sebagai kelompok-kelompok teroris.

Baca: Angkatan Laut Iran Mulai Produksi Rudal Jelajah ‘Jask’ Secara Massal

“Di sebagian sekolah, juga ada buku-buku sejarah yang disusun berasaskan referensi Prancis, yang di dalamnya terdapat seruan untuk bersimpati kepada Zionis terkait sejumlah peristiwa sejarah,”lapor al-Manar.

Sejak tahun 1923 hingga 1946, Lebanon merupakan koloni Prancis. Dengan demikian, jejak-jejak dan pengaruh penjajahan Prancis masih terlihat di negara tersebut.

Dengan naiknya Donald Trump sebagai presiden AS, Washington dan Tel Aviv terus menekan negara-negara Eropa untuk menyatakan Hizbullah sebagai kelompok teroris.

Mendekati penghujung tahun lalu, Sajid Javid (menteri dalam negeri Inggris) dalam statemennya menyatakan, Hizbullah, baik sayap politik atau militernya, adalah “kelompok teroris.” Sebab itu, Inggris melarang aktivitas kelompok ini di teritorinya. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*