Kuwait City,LiputanIslam.com-Pengadilan Kuwait menjatuhkan vonis tiga tahun penjara tambahan atas Abdul Hamid Dashti, mantan anggota parlemen Kuwait. Dengan demikian, Dashti total telah divonis hukuman penjara selama 46 tahun. Dashti dituduh telah menyebarkan pesan-pesan yang menghina Arab Saudi di laman Twitter-nya.

Dashti berulangkali dipanggil Kejaksaan Kuwait lantaran selalu mengkritik penguasa Saudi dan Bahrain. Dia lalu melarikan diri ke luar negeri untuk menghindari hukuman kurungan.

Pengadilan Kuwait telah mencabut kekebalan parlementer Dashti. Hingga kini, dia telah mendapat 7 vonis dari pengadilan negaranya.

Pengadilan Kuwait juga telah mencekal Dashti untuk ikut dalam pemilihan anggota parlemen, sehingga dia tak bisa lagi mendapatkan kekebalan parlementernya.

Selama menjabat sebagai anggota parlemen, Dashti berkali-kali mengecam agresi Saudi ke Yaman. Hal ini menyulut kemarahan para pejabat Saudi dan mendorong mereka untuk membalas dendam.

Setahun lalu, dalam wawancara dengan stasiun televisi al-Manar, Dashti menyatakan bahwa agresi Saudi ke Yaman akan membinasakan semua negara anggota Dewan Kerjasama Teluk Persia.

“Kami ingin menunaikan tugas kebangsaan kami untuk mengecam agresi ini…Sebagai rakyat Kuwait, kami ingin menjadi pelipur lara rakyat Yaman dan tidak terseret dalam rawa seperti saudara-saudara Saudi kami,”ungkapnya saat itu. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL