Manama,LiputanIslam.com—Rakyat Bahrain baru saja menggelar aksi demonstrasi menentang kebijakan pemerintah Bahrain untuk memperbaiki hubungan Bahrain dan Israel. Para demonstran yang berunjuk rasa di berbagai jalan utama, baik di kota atau pun di desa itu, mengecam rencana pemerintah melalui ungkapan “Tidak untuk Normalisasi!”

Aksi unjuk rasa yang digelar pada Kamis (12/10) itu direkam oleh media-media setempat yang menunjukkan bahwa dalam demonstrasi tersebut, rakyat Bahrain melangkahi bendera Israel. Tak hanya itu, mereka juga mengecam Amerika, sebagai sekutu terdekat Israel, dan menyebutnya dengan istilah , “Amerika adalah Setan yang besar.”

Para demonstran juga mengecam tindakan brutal rezim Manama yang turut menciduk para aktivis pengkritik kebijakan pemerintah. Kerusuhan pun sempat terjadi antara para demonstran dan militer. Demonstrasi ini berlangsung di saat munculnya banyak laporan terkait upaya normalisasi hubungan Israel dengan Bahrai.

23 September lalu, beberapa orang petinggi Bahrain menyampaikan kepada portal berita Middle East Eye bahwa peresmian hubungan ini akan dilaksanakan tahun depan. Bagaimanapun, media Israel mengatakan pada bulan lalu bahwa Raja Bahrain, Hamad bin Isa al-Khalifa, telah mengajak untuk mengakhiri boykot negara-negara Arab kepada Israel. Ia bermaksud mencabut larangan rakyatnya untuk mengunjungi Israel.

2009 lalu, putra mahkota Bahrain, Sheikh Salman bin Hamad al-Khalifa, menulis sebuah tulisan untuk Washington Post. Di dalam tulisannya, ia mendesak negara-negara Arab untuk menaikkan intensitas komunikasi dengan Israel demi terwujudnya apa yang ia sebut sebagai “proses perdamaian.” (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL